Mengenal Merek Kolektif dan Keuntungannya bagi Pelaku UMKM

0
(0)

“Pahami cara mendaftarkan merek kolektif untuk meningkatkan usaha UMKM. Keuntungannya dapat menghemat biaya, waktu dan tenaga dalam proses pendaftaran merek.”

Pada era perdagangan global saat ini, sangat penting bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya agar dapat bersaing dengan usaha lainnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mendaftarkan merek. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang belum mendaftarkan mereknya. Alasannya antara lain kurangnya pengetahuan mengenai pendaftaran merek, anggapan bahwa merek tidak perlu didaftarkan, proses pendaftaran yang panjang dan biaya pendaftaran yang terlalu mahal.

Contohnya, jika ada sepuluh pelaku UMKM yang memproduksi barang atau jasa yang sama, maka mereka harus mengajukan sepuluh permohonan pendaftaran merek dengan biaya sendiri. Namun, Negara memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk mendaftarkan mereknya secara kolektif. Dengan demikian, pelaku UMKM dapat menghemat biaya, waktu, dan tenaga dalam proses pendaftaran merek.

Dapatkan Kabar Terbaru dari Kami melalui Whatsapp Channel Chayra.ID. Jadi, jangan ragu lagi! Temukan solusi terbaik untuk kebutuhan bisnis Anda

Merek kolektif adalah merek yang digunakan pada barang dan/atau jasa dengan karakteristik yang sama dan dapat digunakan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakannya dari barang dan/atau jasa lainnya. Merek kolektif umumnya dimiliki oleh asosiasi, koperasi atau perkumpulan. Penggunaan merek kolektif dapat membantu mengembangkan produk dalam negeri, meningkatkan potensi daerah, dan tentunya meningkatkan pemberdayaan UMKM.

Untuk mendaftarkan merek sebagai merek kolektif, permohonan harus menyatakan jelas bahwa merek tersebut akan digunakan sebagai merek kolektif dan dilengkapi dengan salinan ketentuan penggunaan merek tersebut sebagai merek kolektif. Ini akan memudahkan proses pendaftaran merek.

Penggunaan merek kolektif harus memenuhi beberapa ketentuan yang harus diatur, antara lain:

  1. Sifat, ciri, umum, atau mutu barang dan/atau jasa yang akan diproduksi dan diperdagangkan;
  2. Pengawasan atas penggunaan merek kolektif; dan
  3. Sanksi atas pelanggaran ketentuan penggunaan merek kolektif.

Jika permohonan pendaftaran merek kolektif diterima oleh DJKI, maka DJKI akan mencatatkan merek tersebut di Daftar Umum Merek dan mengumumkannya dalam Berita Resmi Merek. Ini berarti bahwa Negara telah memberikan perlindungan atas merek tersebut berupa hak eksklusif untuk menggunakan merek tersebut selama 10 tahun yang dapat diperpanjang.

Perlu diketahui bahwa merek kolektif yang telah terdaftar hanya dapat digunakan oleh komunitas merek kolektif dan tidak dapat dilisensikan kepada pihak lain. Hal ini karena kepemilikannya bersifat kolektif dan jika ada pihak lain yang ingin menggunakan merek tersebut, mereka cukup bergabung dengan komunitas merek kolektif tanpa harus mendapat lisensi dari pemilik merek kolektif.

Apakah kabar ini berguna?

Anda yang tentukan bintangnya!

Tingkat Kepuasan 0 / 5. Jumlah pemberi bintang: 0

Belum ada yang kasih bintang! Jadi yang pertama memberi bintang.

Karena kabar ini berguna untuk anda...

Kirimkan ke media sosial anda!

Jangan biarkan ragu menghentikan Anda dari memusnahkan arsip yang tidak diperlukan lagi! Chayra Solusi Arsip siap membantu Anda dengan cara yang aman, terpercaya, ramah lingkungan, dan efisien.

Hubungi kami sekarang untuk menghilangkan keraguan dan mendapatkan solusi arsip yang tepat untuk kebutuhan Anda!

Eksplorasi konten lain dari Chayra.ID

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca