Keadilan dalam PHK: Kisah Seorang Karyawan dan Pertarungan Hukumnya di Indonesia

5
(2)

“Kisah seorang General Manager warga negara asing di Indonesia dan perjuangannya melalui sistem hukum untuk mendapatkan keadilan dalam kasus PHK yang tidak prosedural oleh korporasi.”

Dalam labirin hukum dan etika perusahaan, pemutusan hubungan kerja (PHK) sering kali menjadi medan perang antara hak dan keadilan bagi karyawan dengan kepentingan dan kebijakan perusahaan. Kisah seorang warga negara asing yang menjabat sebagai General Manager di sebuah korporasi menawarkan wawasan penting tentang pentingnya mengikuti prosedur hukum dalam melakukan PHK.

Perjalanan Karir dan Kontrak Baru

Sebagai individu yang berprestasi, sang karyawan yang juga WNA dipindahkan dari satu korporasi ke korporasi lainnya dengan promosi jabatan menjadi General Manager. Langkah ini didokumentasikan dengan penandatanganan kontrak kerja baru pada 19 Maret 2014. Namun, aturan keimigrasian Indonesia mengharuskan penggugat memperbarui KITAS-nya karena perubahan jabatan, sebuah proses yang membawanya ke Singapura bersama keluarganya untuk beberapa waktu.

PHK Tiba-tiba dan Langkah Hukum

Pengalaman sang Karyawan malah mengejutkan dirinya, karena dia menerima email PHK dari direktur korporasi tersebut, tanpa ada surat peringatan sebelumnya, sebuah tindakan yang bertentangan dengan prosedur yang diatur oleh hukum Indonesia. Upaya mediasi gagal memuaskan penggugat, yang kemudian membawa kasusnya ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

Pengadilan dan Penolakan oleh Mahkamah Agung

Pengadilan  mengambil keputusan yang mendukung penggugat, sebuah putusan yang tidak diterima oleh korporasi itu dan diikuti dengan upaya kasasi. Namun, Mahkamah Agung menolak kasasi tersebut. Tak puas dengan putusan kasasi, korporasi tersebut mengajukan Peninjauan Kembali (PK).  Dalam putusannya, Mahkamah Agung menggarisbawahi bahwa perbedaan pendapat antara perusahaan dengan hakim mengenai legalitas PHK bukanlah dasar yang cukup untuk peninjauan kembali (PK).

Kaidah Hukum dari Putusan Mahkamah Agung No 129 PK/Pdt.Sus-PHI/2016

“Perbedaan pendapat dengan Judex Juris mengenai sah atau tidaknya pemutusan hubungan kerja dan mengenai surat izin menggunakan tenaga kerja asing (IMTA), perbedaan pendapat mana sesuai Yurisprudensi Mahkamah Agung RI bukanlah termasuk kekeliruan yang nyata sebagaimana dimaksud ketentuan Pasal 67 ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 5 Tahun 2004 dan perubahan kedua dengan Undang Undang Nomor 3 Tahun 2009”

Pelajaran Penting tentang PHK

Kasus ini menyoroti bahwa pemutusan hubungan kerja tidak hanya memerlukan keputusan sepihak dari perusahaan tetapi juga harus mengikuti prosedur hukum yang ketat untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat. Pasal 158 ayat (1) yang mengatur tentang prosedur PHK dan pentingnya pemberian surat peringatan menjadi fondasi yang tidak bisa diabaikan.

Kesimpulan: Menghargai Proses Hukum dalam Dunia Kerja

Kisah ini bukan hanya tentang seorang karyawan yang berjuang untuk haknya, tapi juga tentang bagaimana perusahaan perlu menghargai dan mengikuti prosedur hukum yang berlaku dalam melakukan PHK. Keputusan Mahkamah Agung menegaskan bahwa keadilan dalam peradilan tenaga kerja bukan hanya soal memenuhi syarat formal tetapi juga memperjuangkan hak dasar karyawan.

Kasus ini mengajarkan kita semua, baik perusahaan maupun karyawan, untuk selalu menjunjung tinggi kepatuhan terhadap hukum dan prosedur yang adil. Dalam dunia kerja dimana dinamika antara karyawan dan pengusaha terus berubah, menghormati proses hukum menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang adil dan menghormati hak setiap individu.

 

Apakah kabar ini berguna?

Anda yang tentukan bintangnya!

Tingkat Kepuasan 5 / 5. Jumlah pemberi bintang: 2

Belum ada yang kasih bintang! Jadi yang pertama memberi bintang.

Karena kabar ini berguna untuk anda...

Kirimkan ke media sosial anda!

Augusto Advocatio Justino Rening
Legal Specialist at Chayra Law Center

A law graduate from Maranatha Christian University Law School, majoring in Civil Law

Anggara Suwahju
Senior Counsel at Chayra Law Center

Accomplished Legal Professional with a Global Perspective and Expertise in Criminal and Constitutional Litigation

Eksplorasi konten lain dari Chayra.ID

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca