Cara Mudah Melaporkan SPT Pajak di Indonesia Melalui E-Filing

5
(1)

“Pelajari cara melaporkan SPT Pajak di Indonesia melalui e-filing yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan hindari denda dengan selalu patuh melaporkan SPT Anda.”

Sistem pemungutan pajak di Indonesia menggunakan metode self-assessment yang berarti setiap individu bertanggung jawab untuk menghitung, memperhitungkan, membayar dan melaporkan pajak kepada pemerintah. Meskipun pembayaran pajak dapat dilakukan melalui mekanisme pemotongan oleh pihak lain, seperti oleh pemberi kerja, setiap individu tetap harus menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) tahunan.

Untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah meluncurkan e-filing, yaitu cara penyampaian SPT tahunan PPh secara elektronik yang dilakukan secara online melalui internet pada website DJP Online. Dengan e-filing, Anda dapat melakukan kegiatan mengisi dan mengirim SPT tahunan secara efisien dan dapat diakses kapan dan di mana pun.

Dapatkan Kabar Terbaru dari Kami melalui Whatsapp Channel Chayra.ID. Jadi, jangan ragu lagi! Temukan solusi terbaik untuk kebutuhan bisnis Anda

Jika Anda tidak melaporkan SPT tahunan, maka Anda dapat dikenakan sanksi yang beragam, mulai dari yang ringan hingga berat. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Neilmadrin Noor menyatakan bahwa sanksi tersebut dapat dikenakan pada Wajib Pajak yang tidak melaporkan SPT tahunannya. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk selalu memperhatikan dan memenuhi kewajiban pajak Anda.

Berdasarkan peraturan UU No.28/2007 perubahan ketiga atas UU No.6/1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan, sanksi yang akan dikenakan pada seseorang yang terlambat atau tidak melaporkan SPT Tahunan Pajak Penghasilannya adalah sebagai berikut:

Seorang wajib pajak yang terlambat atau tidak melaporkan SPT Tahunan PPh 21 akan dikenakan denda sebesar Rp100.000

  1. Bila wajib pajak Badan/Perusahaan terlambat atau tidak melaporkan SPT Tahunan PPh 22 akan dikenakan denda sebesar Rp1.000.000
  2. Sanksi administrasi untuk Surat Pemberitahuan Masa Pajak Pertambahan Nilai sebesar Rp500.000
  3. Denda untuk Surat Pemberitahuan Masa Lainnya sebesar Rp100.000

Jadi, jangan sampai Anda terkena denda yang besar hanya karena lupa atau enggan melaporkan SPT Pajak Anda. Jadilah warga negara yang baik dengan selalu patuh dalam melaporkan SPT Pajak Anda dan jangan lupakan tanggung jawab Anda sebagai wajib pajak.

 

Apakah kabar ini berguna?

Anda yang tentukan bintangnya!

Tingkat Kepuasan 5 / 5. Jumlah pemberi bintang: 1

Belum ada yang kasih bintang! Jadi yang pertama memberi bintang.

Karena kabar ini berguna untuk anda...

Kirimkan ke media sosial anda!

Pandu langkahmu menuju kesuksesan sebagai seorang advokat dengan mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan oleh Chayra Institute, bekerjasama dengan DPN PERADI dan PMIH Universitas Pancasila.

Dalam program PKPA, kamu akan dibimbing oleh tenaga pengajar yang berpengalaman dan ahli di bidang hukum. Kurikulum yang disusun secara komprehensif akan memberikan pemahaman mendalam tentang aspek-aspek penting dalam praktik Hukum. Dapatkan pengalaman belajar yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan profesi advokat saat ini.

Ikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan oleh Chayra Institute sekarang juga!

Berlangganan via Whatsapp

Share:

More Posts

Berlangganan via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Send Us A Message

Eksplorasi konten lain dari Chayra.ID

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca