Apa itu Magang? Dasar-Dasar dan Hak yang Harus Diterima Pemagang

5
(1)

“Magang diartikan sebagai Calon pegawai yang belum diangkat secara tetap serta belum menerima gaji atau upah karena dianggap masih dalam taraf belajar. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan dasar-dasar magang dan hak yang harus diterima saat menjalankan program magang.”

Istilah magang biasanya diasosiasikan dengan mahasiswa semester akhir atau yang baru saja lulus yang bergabung di sebuah perusahaan untuk “belajar bekerja” melalui posisi tertentu. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), magang diartikan sebagai “Calon pegawai (yang belum diangkat secara tetap serta belum menerima gaji atau upah karena dianggap masih dalam taraf belajar)”. Sementara menurut Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pemagangan Dalam Negeri, magang diartikan sebagai “bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara terpadu antara pelatihan di lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja yang berkompetensi dalam proses produksi barang dan/atau jasa di perusahaan dalam rangka menguasai keterampilan atau keahlian tertentu”.

Melakukan program magang pada dasarnya adalah proses menimba ilmu di bidang tertentu di sebuah perusahaan. Proses belajar ini dilakukan untuk memperkaya pengalaman dan keterampilan dengan turun langsung berpartisipasi dalam dunia kerja profesional. Dengan demikian, diharapkan setelah program magang selesai, siap untuk terjun ke iklim kerja yang sesungguhnya. Selain itu, tujuan lain dari magang juga dapat digunakan sebagai proses penelitian untuk karya penulisan ilmiah seperti skripsi/jurnal.

Dapatkan Kabar Terbaru dari Kami melalui Whatsapp Channel Chayra.ID. Jadi, jangan ragu lagi! Temukan solusi terbaik untuk kebutuhan bisnis Anda

Walaupun status magang hanya sebagai “anak magang” dan tujuannya adalah untuk belajar dan menambah pengalaman, ada beberapa hak yang dapat didapatkan selama menjalani program magang. Namun, masih banyak perusahaan yang tidak menerapkan hal ini padahal sebetulnya mereka memiliki tanggung jawab untuk memberikannya.

Menjalani program magang merupakan kesempatan yang sangat baik untuk memperluas pengalaman dan keterampilan. Namun, sebagai calon pegawai yang masih dalam taraf belajar, kamu juga harus memperoleh hak yang sesuai. Berdasarkan Permenaker Nomor 6 Tahun 2020, setidaknya inilah hak yang seharusnya kamu dapatkan ketika menjalani program pemagangan:

  1. Mendapatkan bimbingan dari Pembimbing Pemagangan atau instruktur;
  2. Mendapatkan pemenuhan hak sesuai dengan Perjanjian Pemagangan;
  3. Mendapatkan fasilitas keselamatan dan kesehatan kerja selama mengikuti Pemagangan;
  4. Mendapatkan uang saku;
  5. Diikutsertakan dalam program jaminan sosial; dan
  6. Mendapatkan sertifikat Pemagangan atau surat keterangan telah mengikuti Pemagangan.

Dalam hal pemberian uang saku, maka uang yang diberikan meliputi biaya transportasi, uang makan, dan insentif peserta magang. Sedangkan jika kamu harus melakukan program magang dengan shift malam hari, maka kamu berhak untuk mendapatkan fasilitas antar jemput dan makanan bergizi dari perusahaan tempat kamu magang. Dan bagi kamu yang memiliki disabilitas, maka berhak mendapatkan fasilitas khusus disesuaikan dengan kebutuhanmu.

Nah, semoga informasi diatas dapat berguna bagi kamu yang sedang menjalani atau baru berminat untuk melakukan program magang di sebuah perusahaan. Ingatlah untuk selalu mengingatkan perusahaan tempat kamu magang untuk memberikan hak yang seharusnya kamu dapatkan. Terus semangat belajar, berinovasi, dan berkarya ya!

Apakah kabar ini berguna?

Anda yang tentukan bintangnya!

Tingkat Kepuasan 5 / 5. Jumlah pemberi bintang: 1

Belum ada yang kasih bintang! Jadi yang pertama memberi bintang.

Karena kabar ini berguna untuk anda...

Kirimkan ke media sosial anda!

Pandu langkahmu menuju kesuksesan sebagai seorang advokat dengan mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan oleh Chayra Institute, bekerjasama dengan DPN PERADI dan PMIH Universitas Pancasila.

Dalam program PKPA, kamu akan dibimbing oleh tenaga pengajar yang berpengalaman dan ahli di bidang hukum. Kurikulum yang disusun secara komprehensif akan memberikan pemahaman mendalam tentang aspek-aspek penting dalam praktik Hukum. Dapatkan pengalaman belajar yang berkualitas dan relevan dengan tuntutan profesi advokat saat ini.

Ikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan oleh Chayra Institute sekarang juga!

Berlangganan via Whatsapp

Share:

More Posts

Berlangganan via Email

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Send Us A Message

Eksplorasi konten lain dari Chayra.ID

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca